Tanteku Yang Hot dan Suka Sex Denganku
Perkenalkan namaku Yudi, umurku 27 tahun. Aku tinggal di kota Semarang dan aku bekerja di sebuah perusahaan swasta di kota yang sama dengan tempat tinggalku. Pada suatu hari, tanteku yang baru datang dari Jakarta berencana ingin menginap di rumah kami selama beberapa hari. Tanteku bernama Gina, dia berumur 42 tahun namun jika ada yang melihat dia, tak ada yang mengira kalau dia sudah berumur 42 tahun. Dia adalah seorang janda yang ditinggalkan oleh suaminya karena suaminya itu selingkuh di umur pernikahan mereka yang masih muda. Itulah sebabnya tante Gina belum sempat punya anak dari mantan suaminya itu.






Pada suatu hari, aku terbangun dari tidurku karena merasa lapar sekali. Setelah aku melihat jam, ternyata jam sudah menunjukkan jam 12 malam. Karena perut sudah sangat lapar, akhirnya aku putuskan untuk ke dapur untuk mencari makanan untuk dimakan. Setelah aku makan mie instant yang sebelumnya ku masak dulu, sekarang aku ingin kembali masuk ke kamarku. Ketika aku melewati depan kamar yang ditempati tante Gina, seketika itu juga tante Gina keluar dari kamarnya dengan menggunakan daster yang tipis berwarna putih. “Tante belum tidur?” tanyaku. “Tante ga bisa tidur yud. Nih mau keluar nonton TV di ruang tamu.”jawab tante Gina.
Lalu tante Gina mengajakku untuk menemaninya di ruang TV sambil ngobrol, karena memang sudah lama tidak bertemu dengannya. Semakin lama aku ngobrol dengan tante Gina, aku semakin memperhatikan kedua payudaranya yang sexi dibalik daster putihnya itu. Akhirnya tante Gina tahu kalau aku memperhatikan payudaranya dan menegurku. Langsung saja aku terkejut dan menunduk malu. Tante Gina bertanya padaku, “Yudi, kamu sudah punya pacar?”. “Belum” jawabku sambil masih tertunduk malu. Lalu tante Gina kembali melontarkan pertanyaan yang makin membuatku terkejut “kamu sudah pernah sex, yud?” Aku pun menjawab makin tertunduk malu “belum”.
Tiba-tiba tante Gina langsung menarik tanganku dan diletakkan di payudaranya sambil berkata, “tante tau kok daritadi kamu liatin payudara tente kan? yuk tante ajarin kamu sex” Aku langsung terkejut dan hanya terdiam dan tiba-tiba tante Gina langsung menarikku untuk ke kamarnya. Setelah tiba dikamarnya, tante Gina langsung membuka daster putih tipisnya itu dan langsung memelukku dan menciumku, aku pun langsung membalas tanpa perlawanan, karena tante Gina memang selalu membuatku terangsang semenjak dia tinggal di rumahku.







No comments